Cara Mengatasi Rasa Takut Bekerja di Tempat Kerja

takut bekerja

Kerja adalah sumber pengembangan profesional, sarana sosialisasi dan sumber penghasilan. Namun, pekerjaan juga dapat menghasilkan penderitaan ketika seseorang merasa takut pada kesalahan.

Ketakutan di bidang profesional menghasilkan banyak keausan psikologis. Mengapa saya takut bekerja? Kenali berbagai kemungkinan penyebab untuk mengatasi situasi ini. Anda adalah seorang profesional yang unik dengan banyak kontribusi pada pekerjaan.

Penyebab takut bekerja

Menderita depresi
Salah satu penyebab takut untuk bekerja paling umum adalah depresi. Ini dapat menyebabkan seseorang mengalami ketakutan saat membayangkan bergabung lagi karena ia merasa tidak mempunyai keterampilan.

Bos antagonis
Ini adalah tipe bos yang selalu mengoreksi anda secara konstan dalam semua tindakan anda. Bos semacam ini tidak pernah mengucapkan selamat atas pencapaian anda. Bos mewakili peran otoritas dan ketika pekerja merasa tidak aman, situasi ini mempengaruhi harga diri karyawan.

Ketidaksadaran dari sektor profesional
Ketika seorang pekerja tidak memiliki pengalaman, dia merasakan ketakutan dan keluar dari zona nyaman.

Terlalu perfeksionis
ebagian orang terlalu bertanggung jawab pada diri mereka sendiri sehingga mereka menyalahkan diri mereka atas kesalahan sekecil apa pun. Resiko perfeksionisme adalah menghayati kesalahan. Sementara itu, rasa bersalah sangat terkait dengan rasa takut.

Takut dipecat
Ini adalah salah satu ketakutan yang hadir dalam konteks ketidakstabilan ekonomi. Dalam hal ini, pekerja mengalami ketegangan emosional karena dia merasa dapat dipecat kapan saja. Ini adalah alasan lain mengapa anda takut bekerja.

Pengalaman kerja yang negatif
Jika seseorang telah mengalami beberapa jenis pengalaman traumatis di tempat kerja, dia akan merasa takut karena dikondisikan oleh pengaruh pengalaman itu.

Ergophobia
Ini adalah jenis fobia yang mengancam situasi sehari-hari dari rutinitas profesional. Ini adalah jenis gangguan kecemasan sosial. Pekerja takut jia dia tidak tahu bagaimana melakukan semua tugas yang sesuai dengan posisinya. Dia takut dengan keadaan dan takut untuk menerima evaluasi negatif dari atasan.

loading...

Cara mengatasi rasa takut bekerja

Setelah menganalisis penyebab ketakutan bekerja, di bawah ini gagasan untuk mengatasi ketakutan dengan tindakan konkrit:

1. Normalkan kembali perasaan-perasaan tidak aman, bahkan para profesional yang telah sukses sealipun pernah mengalaminya. Rasa takut yang positif juga bisa menjadi konsekuensi dari kesadaran akan tanggung jawab pada tugas untuk memenuhi harapan perusahaan.

2. Cari dukungan emosional di tempat kerja. Pada umumnya, ikatan persahabatan di tempat kerja muncul dengan cara alami. Orang-orang yang mendukung anda di tempat kerja adalah pilar penting untuk menghadapi ketakutan ini. Jika suatu saat anda memiliki keraguan tentang suatu tugas, anda dapat meminta bantuan mereka.

3. Ada banyak perusahaan dan banyak sektor yang berbeda. Oleh karena itu, anda tidak hanya akan menemukan posisi yang anda sukai, tetapi juga sebuah perusahaan yang membuat anda bahagia. Pengalaman kerja yang baik membantu anda mengatasi rasa takut bekerja.

4. Lakukan pekerjaan sukarela yang terkait dengan pekerjaan profesional anda. Nikmati pekerjaan anda dan anda bersantai dari ketakutan lain yang membuat anda meras buruk. Pengalaman positif ini juga dapat memberi anda kekuatan di tingkat profesional.

5. Kadang-kadang, ketakutan itu begitu kuat sehingga membuat anda tertekan. Cobalah untuk berpikir bahwa pengalaman anda di perusahaan ini akan memiliki awal dan akhir. Jangan memposisikan diri anda dalam peran pasif. Anda dapat mempersiapkan rencana pencarian kerja.

6. Kembangkan bidang lain dalam hidup anda. Ketakutan bekerja dapat melumpuhkan anda sedemikian rupa sehingga seluruh hidup anda berputar di sekitar rasa takut. Lakukan kegiatan rekreasi, olahraga, dan lakukan kegiatan santai di rumah. Pekerjaan anda memang penting tetapi hidup anda lebih dari sekedar pekerjaan itu.

Sangat penting untuk belajar percaya pada diri sendiri agar merasakan pekerjaan sebagai peluang yang positif.

loading...


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *